Benih dari bibit
unggul tidak akan menghasilkan buah lebat jika belum ditaburkan ke tanah,
demikian dengan potensi dan bakat yang anda miliki
________________Hamah Sagrim____________
Boleh jadi, Anda memiliki biji-biji dari bibit
unggul atau jenis bibit yang berkwalitas baik itu. Tetapi ingatlah bahwa selama
Anda belum taburkan biji itu ke tanah, biji itu tidak akan pernah bertumbuh dan
berbuah lebat. Oleh karena biji yang baik itu hanya Anda simpan didalam kotak
kering yang tertutup, biji-biji itu akan tetap satu dan tidak akan bertumbuh
dan menghasilkan buah yang lebat bagi anda.
Bisa
kita buat sebuah akord yang dapat dikatakan bahwa mungkin saja hidup Anda baik,
dan biji-biji unggul tersebut menggambarkan talenta, bakat dan potensi, yang
ada pada diri Anda. Tahukah Anda bahwa selama Anda tidak mau untuk kembangkan
talenta yang anda miliki, itu sama halnya dengan biji unggul yang tidak kita
taburkan sehingga tidak akan menghasilkan buah apa-apa dan kita tak akan pernah
panen apa-apa dari bibibt tersebut. Bagaimana mungkin biji itu dapat berubah
dan berbuah lebat jikalau Anda hanya menguncinya didalam sebuah kotak yang
begitu kering dan tertutup rapat?. Demikian sama halnya dengan talenta yang
Anda miliki, bahwa jikalau Anda dikaruniai sebuah talenta pada diri Anda, maka kembangkan
talenta itu, karena talenta yang telah di karuniakan Allah kepada Anda
merupakan sumber berkat yang telah diberikan kepada Anda untuk memberi
kebahagiaan kepadamu kelak. Tuliskan kalimat ini didalam buku harian anda: talenta
adalah sumber berkat. Anda tidak bisa mencari sumber berkat diluar diri
Anda. Biasan daripada sumber berkat yang ada pada diri setiap orang akan
tersalurkan melalui jerih payah, kegigihan, usaha, dan kerja keras. Mengapa
sering kita lihat bahwa orang yang banyak menabur, ia pasti akan menuai
banyak?. Ini menggambarkan biasan berkat yang keluar dari sumber yang ada pada
diri pekerja itu melalui kerja keras, tenaga, skil, talenta dan lain
sebagainya.
Suatu
contoh, bahwa seorang yang memiliki talenta atau bakat untuk bernyani, ia akan
selalu dan harus berlatih terus menerus. Karena suaranya yang begitu merdu,
membawa penghiburan dan sebagai pelipur lara bagi orang-orang yang sedang
depresi atau tengah membutuhkan hiburan. Karena suaranya yang tela menghibur
dan memberikan kebahagiaan dan sukacita sebagai wujud berkat dari talenta yang
ia miliki, maka biasan daripada kebahagiaan, sukacita, dari kaum yang terhibur
akan memberkatinya dengan berkat yang besar lagi. Ketika anda membuat orang lain
bahagia, maka kebahagiaannya sebagai ungkapan perasaan damai untuk memberkati
anda, dan jika ia bahagia berarti juga ia telah memberkati anda. Oleh karena
itu jikalau anda memiliki talenta, janganlah talenta itu hanya tersembunyi pada
diri Anda sendiri, itu bukan tujuan Tuhan memberikan talenta itu kepada Anda,
melainkan tujuan daripada talenta itu diberikan kepada Anda untuk dipergunakan
dalam membantu sesama Anda, dan Anda harus berani untuk menunjukkan potensi
Anda pada dunia, karena jikalau Anda tidak berani untuk tampil, maaf potensi
anda pun ikut terintegrasi dalam ketakutan itu. Ketakutan, malu dan perasaan
tidak percaya diri adalah penjara yang dibangun dalam diri anda sehingga
menghalangi langkah anda. Kesuksesan, prestasi, ketenaran dan kebesaran tidak
akan anda peroleh jikalau perasaan takut, malu, dan tidak percaya diri selalu
menghambat anda. ini bukan salah orang tetapi salah anda. Buku ini tidak akan
berhasil membuat suatu perubahan pada diri anda, jikalau anda tidak bisa
mengubah diri anda, saya hanya bisa berbicara kepada anda melalui buku ini,
tetapi selanjutnya anda yang akan membentuk siapa diri anda sebenarnya.
Hanya dengan keberanian saja yang
bisa membuat seseorang mampu mengekspresikan potensinya, demikian bahwa seorang
penyanyi akan dikenal oleh orang lain bahwa ia adalah seorang penyanyi karena
awalnya ia telah berani menunjukkan potensi yang ia miliki sebagai seorang
penyanyi tanpa harus takut, dan malu.
Yang
terpenting dari pola hidup ini adalah, Anda harus berani untuk “melakukan
potensi Anda”, karena jikalau Anda belum berani untuk melakukannya, berarti itu
bertanda bahwa Anda sedang mengunci bibit unggul yang telah diberikan kepada
Anda dengan tujuan bahwa bibit itu sebagai modal untuk menghasilkan buah-buah
lebat yang lebih banyak untuk memperkaya anda.
Talenta
yang Anda miliki tidak akan menjadi semakin baik dan tidak pula akan membuat
Anda hebat jikalau Anda hanya menguncinya pada diri Anda tanpa dikembangkan.
Ini sama halnya dengan seseorang yang memiliki dua kaki yang sehat namun tidak
bisa berjalan. Sebenarnya talenta yang telah ada pada Anda tidak untuk
disimpang, tetapi harus digunakan, karena talenta itu sedang dibutuhkan oleh
orang lain juga. Jadi secara tidak sadar bahwa diri anda saat ini sangat
dibutuhkan oleh orang lain. Mengapa demikian? Karena anda memiliki sesuatu yang
istimewa yang tidak dimiliki oleh orang lain. Diri anda akan menjadi sangat
istimewa karena diistimewakan dengan talenta dan kelebihan yang luar biasa.
Kita dibutuhkan oleh orang lain bukan karena apa-apa tetapi karena kita memiliki
sesuatu yang spesial sehingga kita begitu dibutuhkan mereka. Oleh karena itu,
ingatlah bahwa talenta Anda saat ini sangat di butuhkan oleh orang lain.
Begitupun sebaliknya bahwa Anda juga pasti membutuhkan talenta yang dimiliki
oleh orang lain juga. Mengapa demikian? Karena memang Allah tidak mau memberikan
semua talenta kepada satu orang saja, karena apa? Karena manusia memiliki sifat
Egois. Jikalau seseorang memiliki semua talenta, maka tidak ada lagi jalinan
persahabatan hidup yang baik, tidak ada sifat sosial yang saling membutuhkan,
bahkan tidak ada sifat saling hormat antara satu dengan yang lainnya, tetapi
yang ada adalah ego, memikirkan diri sendiri, tidak perduli kepada sesama. Ini
bukan persoalan apa-apa tetapi persoalan mengenal diri kita. Katakanlah
pada diri anda sekarang juga bahwa “saya telah dikaruniai talenta dan saya
harus berani untuk melakukan potensi daripada talenta itu agar menjadi berkat
bagi saya dan sesama saya”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar