Sabtu, 11 Februari 2017

Benih dari bibit unggul tidak akan menghasilkan buah lebat jika belum ditaburkan ke tanah, demikian dengan potensi dan bakat yang anda miliki




Benih dari bibit unggul tidak akan menghasilkan buah lebat jika belum ditaburkan ke tanah, demikian dengan potensi dan bakat yang anda miliki 

________________Hamah Sagrim____________



       

        Boleh jadi, Anda memiliki biji-biji dari bibit unggul atau jenis bibit yang berkwalitas baik itu. Tetapi ingatlah bahwa selama Anda belum taburkan biji itu ke tanah, biji itu tidak akan pernah bertumbuh dan berbuah lebat. Oleh karena biji yang baik itu hanya Anda simpan didalam kotak kering yang tertutup, biji-biji itu akan tetap satu dan tidak akan bertumbuh dan menghasilkan buah yang lebat bagi anda.
    Bisa kita buat sebuah akord yang dapat dikatakan bahwa mungkin saja hidup Anda baik, dan biji-biji unggul tersebut menggambarkan talenta, bakat dan potensi, yang ada pada diri Anda. Tahukah Anda bahwa selama Anda tidak mau untuk kembangkan talenta yang anda miliki, itu sama halnya dengan biji unggul yang tidak kita taburkan sehingga tidak akan menghasilkan buah apa-apa dan kita tak akan pernah panen apa-apa dari bibibt tersebut. Bagaimana mungkin biji itu dapat berubah dan berbuah lebat jikalau Anda hanya menguncinya didalam sebuah kotak yang begitu kering dan tertutup rapat?. Demikian sama halnya dengan talenta yang Anda miliki, bahwa jikalau Anda dikaruniai sebuah talenta pada diri Anda, maka kembangkan talenta itu, karena talenta yang telah di karuniakan Allah kepada Anda merupakan sumber berkat yang telah diberikan kepada Anda untuk memberi kebahagiaan kepadamu kelak. Tuliskan kalimat ini didalam buku harian anda: talenta adalah sumber berkat. Anda tidak bisa mencari sumber berkat diluar diri Anda. Biasan daripada sumber berkat yang ada pada diri setiap orang akan tersalurkan melalui jerih payah, kegigihan, usaha, dan kerja keras. Mengapa sering kita lihat bahwa orang yang banyak menabur, ia pasti akan menuai banyak?. Ini menggambarkan biasan berkat yang keluar dari sumber yang ada pada diri pekerja itu melalui kerja keras, tenaga, skil, talenta dan lain sebagainya.
       Suatu contoh, bahwa seorang yang memiliki talenta atau bakat untuk bernyani, ia akan selalu dan harus berlatih terus menerus. Karena suaranya yang begitu merdu, membawa penghiburan dan sebagai pelipur lara bagi orang-orang yang sedang depresi atau tengah membutuhkan hiburan. Karena suaranya yang tela menghibur dan memberikan kebahagiaan dan sukacita sebagai wujud berkat dari talenta yang ia miliki, maka biasan daripada kebahagiaan, sukacita, dari kaum yang terhibur akan memberkatinya dengan berkat yang besar lagi. Ketika anda membuat orang lain bahagia, maka kebahagiaannya sebagai ungkapan perasaan damai untuk memberkati anda, dan jika ia bahagia berarti juga ia telah memberkati anda. Oleh karena itu jikalau anda memiliki talenta, janganlah talenta itu hanya tersembunyi pada diri Anda sendiri, itu bukan tujuan Tuhan memberikan talenta itu kepada Anda, melainkan tujuan daripada talenta itu diberikan kepada Anda untuk dipergunakan dalam membantu sesama Anda, dan Anda harus berani untuk menunjukkan potensi Anda pada dunia, karena jikalau Anda tidak berani untuk tampil, maaf potensi anda pun ikut terintegrasi dalam ketakutan itu. Ketakutan, malu dan perasaan tidak percaya diri adalah penjara yang dibangun dalam diri anda sehingga menghalangi langkah anda. Kesuksesan, prestasi, ketenaran dan kebesaran tidak akan anda peroleh jikalau perasaan takut, malu, dan tidak percaya diri selalu menghambat anda. ini bukan salah orang tetapi salah anda. Buku ini tidak akan berhasil membuat suatu perubahan pada diri anda, jikalau anda tidak bisa mengubah diri anda, saya hanya bisa berbicara kepada anda melalui buku ini, tetapi selanjutnya anda yang akan membentuk siapa diri anda sebenarnya.
    Hanya dengan keberanian saja yang bisa membuat seseorang mampu mengekspresikan potensinya, demikian bahwa seorang penyanyi akan dikenal oleh orang lain bahwa ia adalah seorang penyanyi karena awalnya ia telah berani menunjukkan potensi yang ia miliki sebagai seorang penyanyi tanpa harus takut, dan malu.
     Yang terpenting dari pola hidup ini adalah, Anda harus berani untuk “melakukan potensi Anda”, karena jikalau Anda belum berani untuk melakukannya, berarti itu bertanda bahwa Anda sedang mengunci bibit unggul yang telah diberikan kepada Anda dengan tujuan bahwa bibit itu sebagai modal untuk menghasilkan buah-buah lebat yang lebih banyak untuk memperkaya anda.
      Talenta yang Anda miliki tidak akan menjadi semakin baik dan tidak pula akan membuat Anda hebat jikalau Anda hanya menguncinya pada diri Anda tanpa dikembangkan. Ini sama halnya dengan seseorang yang memiliki dua kaki yang sehat namun tidak bisa berjalan. Sebenarnya talenta yang telah ada pada Anda tidak untuk disimpang, tetapi harus digunakan, karena talenta itu sedang dibutuhkan oleh orang lain juga. Jadi secara tidak sadar bahwa diri anda saat ini sangat dibutuhkan oleh orang lain. Mengapa demikian? Karena anda memiliki sesuatu yang istimewa yang tidak dimiliki oleh orang lain. Diri anda akan menjadi sangat istimewa karena diistimewakan dengan talenta dan kelebihan yang luar biasa. Kita dibutuhkan oleh orang lain bukan karena apa-apa tetapi karena kita memiliki sesuatu yang spesial sehingga kita begitu dibutuhkan mereka. Oleh karena itu, ingatlah bahwa talenta Anda saat ini sangat di butuhkan oleh orang lain. Begitupun sebaliknya bahwa Anda juga pasti membutuhkan talenta yang dimiliki oleh orang lain juga. Mengapa demikian? Karena memang Allah tidak mau memberikan semua talenta kepada satu orang saja, karena apa? Karena manusia memiliki sifat Egois. Jikalau seseorang memiliki semua talenta, maka tidak ada lagi jalinan persahabatan hidup yang baik, tidak ada sifat sosial yang saling membutuhkan, bahkan tidak ada sifat saling hormat antara satu dengan yang lainnya, tetapi yang ada adalah ego, memikirkan diri sendiri, tidak perduli kepada sesama. Ini bukan persoalan apa-apa tetapi persoalan mengenal diri kita. Katakanlah pada diri anda sekarang juga bahwa “saya telah dikaruniai talenta dan saya harus berani untuk melakukan potensi daripada talenta itu agar menjadi berkat bagi saya dan sesama saya”.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar