Bekerja sama dengan
Tuhan untuk menjadi seorang kreator yang benar-benar kreatif, sehingga kita
akan dibentukNya menjadi seseorang yang luarbiasa
_____________Hamah Sagrim____________
Talenta, berkat, dan kreatifitas kita adalah hal
yang luarbiasa. Anda tidak bisa berkata bahwa saya adalah seseorang yang sangat
kreatif dalam menciptakan segala sesuatu, tanpa mengandalkan Tuhan. Saya juga
demikian, kita semua. Baik anda maupun saya, memiliki talenta yang di
karuniakan oleh Tuhan. Tuhan sebagai sumber segala sesuatu itu, dan segala
sesuatu berasal dari Dia. Bukan suatu kebetulan jikalau anda adalah seseorang
yang kreatif, tetapi kreatif anda merupakan kreatifitas Tuhan yang diberikan
kepada anda.
Para
pelukis sering disebut sebagai orang-orang yang kreatif, karena mereka memiliki
kreatifitas dalam menggabungkan warna dalam membentuk suatu lukisan. Sama
halnya dengan para penulis yang mana sering disebut sebagai orang-orang yang
kreatif, karena mereka memiliki kreatifitas dalam menggabungkan kata-kata dalam
cara yang mereka harap belum pernah dilakukan sebelumnya oleh orang lain.
Mereka mengungkapkan ide-ide dengan cara-cara dan kreatifitas mereka yang lain
dan unik. Adakalanya para penulis memunculkan sebuah ide yang mereka pikir
masih baru, yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh orang lain sebelumnya.
Sebenarnya
saya menduga bahwa tidak begitu banyak ide yang betul-betul baru. Kreatifitas
kita ditunjukkan dengan mengambil kata-kata dan ide-ide lama yang sama dan
memberikan mereka pakaian yang baru. Banyak dari ide-ide dalam buku ini telah
ada sejak lama. Saya harap saya mampu menyatakan mereka kembali dan menaruh
mereka ke dalam terang baru sehingga mereka memiliki makna yang baru bagi anda.
Saya harap anda pun melakukan hal yang serupa, walaupun fokus kegiatan yang
berbeda tetapi membutuhkan kreatifitas anda. Oleh karena itu, kita sudah
seharusnya bekerja sama dengan Tuhan untuk menjadi seoarng kreator yang
benar-benar kratif agar Ia membentuk kita sehingga menjadi seseorang yang
begitu luar biasa.
Saya
selalu sedikit malu ketika seseorang berkata “dia adalah seorang pencipta
produk ini”. Saya merasa sepertinya saya harus berkata, tolong, kata pencipta,
harus menggunakan huruf “p”
kecil, bukan menggunakan huruf “P”
besar.
Masih
ada suatu dimensi penting dari kehidupan yang dikenal sebagai kreatifitas dari
pribadi. Tuhan menciptakan kita dan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada
dengan kreatifitasNya. Semua itu telah diciptakan olehNya, kita hanya sekedar
memberikan bentuk baru, nilai baru, makna baru, dan penerapan baru kepada
sesuatu yang sudah ada itu. Ketika kita berurusan dengan kreatifitas, diri
pribadi, perlu bagi kita untuk bekerja sama dengan Tuhan agar Ia melakukan
pekerjaanNya pada kita dengan cara membentuk kita agar kita melakukan pekerjaan
kita sehingga membuahkan hasil yang luar biasa. Kita tidak bisa meninggalkan Tuhan
dalam hal ini, dengan mengandalkan kemampuan manusiawi kita, karena apa? Tuhan
yang menciptakan kita dengan segala perangkat talenta, bakat, kreatifitas, dan
sumber-sumber lainnya. Tuhan membolehkan kita untuk bekerja sama denganNya
dalam membentuk kembali keutuhan dari pribadi kita saat kita telah hancur dan
kehilangan keutuhan kita yang diberikanNya. Ketika kita bekerja sama dengan
Tuhan, maka Ia akan menciptakan kembali pribadi kita yang sebenarnya sesuai
dengan kreatifitas Dia, dan melengkapi kita dengan segala atribut talenta yang
luarbiasa bagi kita, dan menjadikan kita sebagai seorang kreator yang
luarbiasa.
Jenius
dan kreatifitas Tuhanlah yang merancang diri kita dari pribadi yang tiada
menjadi priadi yang ada dan kreatif. Ia memperluas batasan-batasan diri pribadi
saya dan anda untuk memasukkan diriNya sendiri dan orang lain yang penting
kepada kita sebagai keutuhan kita. Ketika satu dari orang-orang lain yang
penting itu dikeluarkan, Tuhan memberi kita karunia dan kekuatan untuk bekerja
sama denganNya dalam menciptakan kembali diri pribadi kita agar dapat menjadi
utuh lagi tanpa orang lain yang sangat penting dalam hidup kita yang sudah
dikeluarkan – dipisahkan dari kita.
Ini
tidak mudah, karena membutuhkan suatu tugas pencipta – rekanan. Namun Tuhan dan
kita menjadi para pencipta – rekanan untuk memastikan keutuhan diri pribadi
kita kembali. Saya pikir masing-masing kita memiliki kemampuan kreatifitas
tertentu yang merupakan talenta didalam diri kita. Seorang ibu rumah tangga
juga memiliki kemampuan kreatifitas tertentu, ia akan memukau anggota
keluarganya bahwa ia adalah seseorang ibu rumah tangga yang luarbiasa. Setiap
keluarga pasti berhutang besar kepadanya atas kemampuannya untuk membuat rummah
menjadi sebuah perlindungan dengan pandangan dan suara dan aroma yang menarik
didalam keluarga sehingga keluarga menjadi satu, dan berkumpul disaat hidangan
telah siap. Ia mampu mepertemukan kami pada satu tempat meja makan. Itu
merupakan suatu bakat kreatif pada ibu. Jika anda adalah seorang ibu rumah
tangga yang penuh waktu, bersyukurlah kepada Tuhan atas talenta kreatifitas
anda. Gunakan kreatifitas anda seperti orang-orang yang memiliki kreatifitas
lainnya. Kreatifitas mereka tidaklah penting dari kreatifitas anda, hanya
berbeda pada kegiatan, tetapi merupakan potensi masing-masing yang akan saling
mengisi. Katakanlah pada diri anda sekarng bahwa “saya seorang kreator yang
kreatif. Saya selalu mengandalkan Tuhan dalam segala kreatifitas saya. Saya
yakin bahwa Tuhan akan membentuk saya sebagai seseorang yang luar biasa karena
saya selalu mengandalkan-Nya”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar